Bekas Jerawat Bikin Muka Gak Rata, Ini Penjelasan Dokter Soal Perawatan Paling Tepat Buat "5 Jenis Bekas Jerawat", Bisa Operasi Lho

  • 2018-04-26

Jerawat adalah masalah yang sulit dihadapi. Kenapa? Karena menghilangkan jerawatnya saja sudah penuh perjuangan, tapi setelahnya tumbuh bekas jerawat. Bagi sebagian orang, bekas jerawat mudah hilang. Namun ada juga yang membutuhkan waktu lama atau bahkan sampai jadi bekas luka permanen. Hal ini dikarenakan regenerasi masing-masing orang berbeda.

Nah untuk itu perlu adanya perawatan khusus untuk yang punya masalah bekas jerawat permanen. Selain itu, perawatan untuk menghilangkan bekas jerawat juga dibedakan lagi menjadi tipe bekas jerawatnya.

Sponsored Ad

Kali ini kita akan bahas masalah bekas jerawat dan bagaimana penanganannya. Langsung aja yuk simak.

1. Dark spot

Bekas jerawat ini berwarna merah, kecil-kecil dan beruntungnya bisa hilang sendiri dalam waktu beberapa bulan. Bisa juga menggunakan bahan-bahan alami seperti toner cuka apel atau jeruk nipis yang digunakan sebagai chemical peeling alami untuk menghilangkan bekas jerawat kecil ini.

2. Luka bekas jerawat box scar

Bekas luka ini berbentuk seperti U atau cekung ke dalam. Semakin dalam lukanya, semakin sulit untuk dihilangkan.

Sponsored Ad

3. Ice pick

Luka jerawat ini berbentuk V. luka ini sangat sulit diobati karena bisa sangat dalam.

4. Rolling

Bekas luka ini seperti bergerombol, ada seperti bedak dan terasa seperti bebatuan di wajah. Hal ini disebabkan karena jerawat tumbuhnya menumpuk, saat sembuh lukanya juga jadi menumpuk.

5. Hipertropik

Berbeda dengan bentuk luka di atas, bentuk luka hipertropik ini cenderung keluar dan membuat wajah seperti ada gunungnya.

Cara mengobatinya bagaimana?

Sponsored Ad

Untuk luka ringan dan tidak dalam seperti box scar yang dangkal, kamu bisa pakai toner cuka apel atau menggunakan krim-krim jerawat di apotik. Obat-obatan ini harus mengandung asam hidroxy acid (AHA), lactid acid, atau krim retinoid. Krim-krim ini mampu mempercepat penyembuhan kulit.

Sedangkan untuk luka yang dalam, seperti box scar yang Unya sangat dalam, ice pick dan rolling, pengobatannya tidak seperti luka dangkal. Krim-krim jerawat tidak membantu penyembuhan lukanya. Tindakan khusus oleh dokter dipelukan dalam kasus ini karena semakin dalam luka semakin sulit lapisan epidermis kulit beregenerasi.

Sponsored Ad

Selain dokter, ahli kecantikan yang kompeten juga bisa membantu proses penyembuhan dengan pengaplikasian beberapa metode ini.

1. Mikrodermabrasi atau microdermabration

Prosedur ini mampu mengangkat lapisan kulit luar wajah dan merangsang pembentukan kolagen untuk memproduksi sel-sel kulit baru. Cocok untuk bekas jerawat dark spot atau luka yang tidak terlalu dalam.

2. Chemical peeling

Chemical peeling adalah asam kuat yang dioleskan pada wajah. Digunakan untuk mengangkat lapisan atas kulit dan mengurangi bekas luka jerawat yang lebih dalam. Prosedur ini harus dan wajib diatasi oleh dokter yang kompeten. Hal ini disebabkan karena asamnya bisa mengelupaskan kulit dengan sangat kuat.

Sponsored Ad

3. Laser resufacing

Menghilangkan bekas jerawat dengan laser. Laser ini mampu menghilangkan lapisan atas kulit di wajah. Bedanya dengan mikrodermbrasi adalah penggunaan laser yang tidak menimbulkan rasa sakit.

4. Filler

Filler adalah penyuntikan bahan-bahan kimia untuk mengisi bekas jerawat. Bahan isiannya biasanya kolagen atau lemak. Jadi bagian yang cekung tadi bisa timbul lagi dengan filler. Prosedur ini tidak bisa diulang berkali-kali, cukup 6 bulan sampai 1 tahun sekali.

Sponsored Ad

5. Microneedling atau dermaroller

Wajah seperti diroll dengan jarum kecil khusus untuk meratakan kulit dan bekas jerawat. Prosedur ini sangat berguna untuk bekas jerawat yang dalam.

6. Operasi bekas jerawat

Operasi ini dilakukan untuk mengangkat kulit bekas jerawat yang parah. Namun biaya operasi tentunya tidak murah ya.

Bekas jerawat yang sudah parah tidak bisa dihilangkan hanya dengan krim-krim jerawat. Harus ada tindakan khusus di klinik kecantikan. Kalau kamu mau ke klinik, pastikan semua ditangani oleh dokter yang kompeten ya.

Sumber: YouTube

Kamu Mungkin Suka